JAKARTA - Agenda koalisi Partai Golkar-PDIP bagaikan mempertemukan dua gajah. Karena sama-sama besar itulah, aliansi merah-kuning tersebut diramalkan sulit menjadi kenyataan.
Menurut periset politik M. Qodary, dua kekuatan politik itu sama-sama besar. Sama-sama tidak ada yang mau mengalah untuk menjadi yang nomor dua dalam koalisi.
Kendala utama menyatukan Golkar dan PDIP, kata direktur eksekutif Indobarometer itu, disebabkan PDIP sudah mengajukan Megawati Soekarnoputri sebagai calon presiden. ''Kalau mau serius koalisi, ya masing-masing partai harus tidak mempunyai calon presiden dulu,'' ujarnya dalam diskusi bertajuk Koalisi Permanen Menjelang Pemilu 2009 di press room DPR kemarin (29/8).
Menurut dia, koalisi juga harus disusun dengan mempertimbangkan kekuatan politik. ''Ada senior dan junior partner,'' katanya. Dengan komposisi Golkar dan PDIP yang sama besar, koalisi keduanya susah terwujud. ''Artinya, pada Pemilu 2009 tetap ada dua kutub. Kutub merah dan kutub kuning,'' jelasnya.
Ping dolo 12 3 4 5 6 7 8 9 10
iTheme Techno Blogger by Black Quanta. Theme & Icons by N.Design Studio. Distributed by eBlog Templates